
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Pengamat Politik dari Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing menilai kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet berdampak buruk bagi tim kampanye Koalisi Prabowo-Sandi. Menurutnya hal itu dapat mempengaruhi sikap publik dalam Pilpres 2019 terhadap koalisi Prabowo-Sandi.
"Langsung atau tidak langsung, kredibilitas para tokoh yang tidak dari pengakuan awal dari Ratna Sarumpaet, secara hipotetis, akan dipertanyakan oleh publik karena tidak melakukan klarifikasi dari berbagai sumber, antara lain dari dokter yang menangani Ratna Sarumpaet, sebelum memberikan tanggapan di ruang publik," kata Emrus, Kamis (4/10).
Emrus mengatakan akan sulit bagi kubu koalisi Prabowo-Sandi memperbaiki citranya setelah adanya kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet yang juga menjadi bagian dari tim kampanye Prabowo-Sandi. Apalagi sejumlah tokoh di koalisi itu sudah memberikan pernyataan sebelum kebohongan itu terungkap.
Karena itu menurut Emrus tim Prabowo-Sandi perlu menyusun langkah strategis, terlebih agar masyarakat mendukungnya. Menurutnya kubu Prabowo-sandi perlu memberi pernyataan sikap secara langsung dengan menjelaskan tindakan tersebut harus dipertahungjawabkan Ratna Sarumpaet. "Bahwa itu merupakan tindakan personal dari RS itu sendiri, sehingga menjadi urusan pribadi yang bersangkutan apapun konsekuensi dari perilaku komunikasi kebohongan tersebut," katanya.
Menurut Emrus kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaetakan selalu diingat publik. Terlebih hal itu terdokumentasi di jejaring dunia maya. Publik pun akan sulit mempercayai kembali pernyataan-pernyataan Ratna Sarumpaet.
from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O6ddJmBagikan Berita Ini
0 Response to "Kasus Ratna Berpengaruh pada Kredibilitas Prabowo-Sandi"
Post a Comment